|
08 September 2010
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
SHOP BY BRAND
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
| |
Polusi Naikan Resiko Asma Pada Anak
Kepadatan dan kemacetan lalulintas dikuatirkan bisa menimbulkan resiko yang sangat tinggi bagi seorang anak untuk terkena penyakit asma. Dr Shuk-mei Ho yang menjadi kepala tim peneliti sekaligus direktur di `the Center for Environmental Genetics` University of Cincinnati menyebut polusi bisa berdampak buruk pada kehidupan mendatang. "Data yang berhasil kami himpun menunjukan bahwa lingkungan bisa menjadi salah satu kunci pemicu terjadinya penyakit asma saat ini ataupun dimasa mednatang,' jelas Dr Shuk-mei Ho. Tim menambahkan pada polusi lalulintas, bisa menjadi penyebab terjadinya perubahan genetika pada anak yang menjadi salah satu pemicu terjadinya asma. Studi melibatkan 56 anak yang diambil contoh darahnya untuk memastikan dampak dari polusi udara akibat asap dari lalulintas. Disebut salah satu genetika yang terkait adalah saat anak berusia lima tahun seperti yang dilaporkan tim pada `the PLoS ONE journal`. Studi sebelumnya menyebut genetika `ACSL3` terlibat dalam susunan membran sel meski untuk soal asma ini tim mengaku masih diperlukan penelitian lanjutan mengenai peran genetika ACSL3 ini. Yang pasti tim menyatakan bahwa resiko terjadinya penyakit asma berkaitan dengan polusi lingkungan apakah itu pabrik atau lalulitas diawal kehidupan sang anak. Anak yang tinggal didaerah dengan tingkat lalulintas yang sangat sibuk disebut memiliki resiko terbesar untuk terkena penyakit asma. Sumber : JAKNEWS.COM
|
|
Berita Lainnya
|
|