Selamat datang di apotik-tempo.com. Apotik-tempo.com merupakan Online Pharmacy pertama di Indonesia yang melayani pembelian obat-obatan baik obat bebas maupun obat resep, berbagai macam vitamin dan multivitamin, alat kesehatan dan dan keperluan kesehatan lainnya. Nantikan promo bulanan kami yang sangat menguntungkan dengan diskon sampai 15% untuk produk yg sedang promo. Dan untuk setiap pembelian di apotik-tempo.com akan kami antar tanpa dikenakan biaya tambahan(* lihat ketentuan).
11 September 2010
PENCARIAN CEPAT
 
MEMBER
Username :
Password
 
SHOP BY BRAND
 
IKLAN




 
KATEGORI PRODUK
 
WEB STATISTIK
 
  
 
'Junk Food' Rusak Bayi
Mengkonsumsi makanan secara sembarangan baik itu dengan diet khusus atau tidak selama masa kehamilan ataupun selama masa menyusui akan memberikan dampak yang sangat besar bagi kesehatan sang anak dimasa depan. Peringatan itu disampaikan oleh tim studi dari The Royal Veterinary Colllege dan Welcome Trust London (Inggris).

Dalam paparanya melalui The Journal of Physiology, tim peneliti mengaku bahwa meski penelitian yang mereka lakukan baru pada sebatas binatang namun hal itu bisa berlaku pula pada manusia.

Percobaan pada tikus menunjukan bahwa proses lemak sebagai hasil dari konsumsi junk food akan terus mengendap di aliran darah meski kemudian usia bertambah sampai remaja.

Konsekuensinya, penyakit diabetes menjadi ancaman utama meski kemudian diberikan makanan yang bergizi dan sehat secara klinis.

Studi yang sama yang dilakukan tim juga menunjukan bahwa kondisi yang sama bisa diakibatkan oleh sang ibu yang selama kehamilan ataupun masa menyusui mengkonsumsi junk food.

'Diet selama kehamilan dan konsumsi sampai menyusui menjadi sebuah hal yang sangat penting,' papar Dr Stephanie Bayol salah satu anggota tim periset.

"Kami selalu mengingatkan bahwa menjaga konsumsi makanan yang sehat sangatlah penting terutama yang dikonsumsi oleh sang ibu,' tambahnya.

Professor Neil Stickland,yang merupakan salah satu anggota tim peneliti lainya mengatakan bawa tidak ada alasan untuk tidak menyebut hasil penelitian ini bisa digunakan secara luas bagi manusia.

"Manusia memiliki sistem biologis yang hampir sama dengan tikus dan asumsi yang sama juga bisa ditarik dari dampak yang ditimbulkanya,' jelas Profesor Neil Strickland.

Sang profesor juga mengatakan bahwa studi ini juga menemukan kaitan antara berat badan orangtua dengan anak mereka atas dampak dari kebiasaan mengkonsumsi makanan tersebut.

Sementara Dr Pat Goodwin dari the Wellcome Trust, mengatakan bahwa hasil studi ini memberikan dukungan mengenai sejumlah faktor yang berbeda dalam kaitan kontribusi terjadinya pada kasus yang berkaitan dengan berat badan.

Dr Pat tak menampik bahwa masa kehamilan merupakan masa yang sulit bagi seorang wanita namun juga sangat penting bagi sang calon ibu untuk menjaga jenis makanan yang dikonsumsi.

Sejumlah penelitian menyebut kasus diabetes dan penyakit jantung di kemudian hari tak bisa dilepaskan begitu saja dari kebiasaan sang ibu saat mengandung.

Sumber : Jaknews/BBC/07


Berita Lainnya
Apotik-Tempo.com Copyright © PT.GLOBAL ERAMAS 2000-2008

OPTIMIZED FOR 1024X768 VIEW USING
INTERNET EXPLORER 7 OR MOZILLA FIREFOX 2.0.1.4 OR ABOVE