Selamat datang di apotik-tempo.com. Apotik-tempo.com merupakan Online Pharmacy pertama di Indonesia yang melayani pembelian obat-obatan baik obat bebas maupun obat resep, berbagai macam vitamin dan multivitamin, alat kesehatan dan dan keperluan kesehatan lainnya. Nantikan promo bulanan kami yang sangat menguntungkan dengan diskon sampai 15% untuk produk yg sedang promo. Dan untuk setiap pembelian di apotik-tempo.com akan kami antar tanpa dikenakan biaya tambahan(* lihat ketentuan).
11 September 2010
PENCARIAN CEPAT
 
MEMBER
Username :
Password
 
SHOP BY BRAND
 
IKLAN




 
KATEGORI PRODUK
 
WEB STATISTIK
 
  
 
Stress Bekerja Dan Kematian
Jangan memandang remeh tekanan yang dialami dilingkungan kerja. Sebuah peneltiian yang dilakukan oleh Tarani Chandola menunjukan bahwa tekanan selama bekerja akan berisiko pada jantung sekaligus mempengaruhi sistem internal dalam tubuh. Hasil penelitian dari Tarani Chandola ini merupakan studi panjang yang melibatkan sekitar 10.000 sukarelawan.

Menurut Tarani tekanan selama bekerja akan membuat perubahan secara kimia pada system biologis manusia dan lebih buruk dibandingkan yang diduga semula.

"Studi melibatkan banyak sukarelawan sehingga skalanya sangat besar untuk mencari korelasi dampak dari tekanan kerja setiap harinya dengan penyakit jantung," ujar Tarani Chandola seorang epidemiologist dari University College London yang sekaligus merupakan kepala tim peneliti.

Chandola menunjuk bahwa salah satu masalaha yang dialami oleh manusia adalah sifat skeptis dimana tekanan selama bekerja tidak akan memberikan dampak apapun pada sistem biologi.

Saat ini penyakit jantung merupakan penyebab kematian nomor wahid didunia dengan penyebab tersumbatnya pembuluh darah pada arteri.

ekanan darah tinggi juga diyakini sebagai salah satu faktor lain penyebab kematian akibat penyakit jantung.

Tim melakukan penelitian dengan mengukur tingkat stress dengan cara memberikan pertanyaan dan kuesioner atas pekerjaan yang mereka lakoni sekaligus bagaimana mereka mengontrolnya.

Selama 12 tahun tim melakukan pantauan dengan memberikan 4 kali survey dengan hasil 68 persen memiliki resiko yang tinggi pada penyakit jantung.

Usia dibawah 50 tahun menurut Chandola merupakan usia yang dianggap sangat kuat terkena pengaruh ini.

"Studi ini menambah data mengenai kejadian yang berkaitan dengan penyakit jantung,' jelas sang peneliti dalam paparanya melalui `the European Heart Journal`.

Menurut Chandola selama ini diduga perubahan kebiasaan dan kimia telah membuat bagaimana tekanan bisa memicu terjadinya penyakit jantung.

Sementara lingkungan yang tidak sehat dan kebiasan seperti merokok, konsumsi minuman beralkohol dan makana tidak sehat menjadi penyebab lainya.

Sumber : Jaknews.com


Berita Lainnya
Apotik-Tempo.com Copyright © PT.GLOBAL ERAMAS 2000-2008

OPTIMIZED FOR 1024X768 VIEW USING
INTERNET EXPLORER 7 OR MOZILLA FIREFOX 2.0.1.4 OR ABOVE