Operasi Amandel Tingkatkan Kualitas Hidup
NEW YORK - Sebuah kabar gembira bagi penderita amandel. Penelitian yang dilakukan berdasarkan survei terhadap orangtua dari 92 anak menunjukkan bahwa tindakan operasi akan mengurangi risiko kekambuhan amandel.
Partisipan yang telah melakukan tindakan operasi akan mengalami kekambuhan dalam setahun. Atau lebih baik dibandingkan mereka yang tidak menjalani operasi, yang berisiko mengalami gangguan berulang dalam enam bulan.
"Secara keseluruhan, subjek berusia rata-rata 10,6 tahun menunjukkan ?perbaikan' sebagai salah satu indikator peningkatan kualitas hidup," ujar Dr Nira A Goldstein, peneliti dari State University of New York Downstate Medical Center di Brooklyn.
Setiap orang memiliki amandel atau tonsil yang berfungsi sebagai alat pertahanan tubuh. Amandel merupakan pembesaran tonsil dan sering kali menimbulkan gejala seperti demam, susah menelan, dan nyeri.
Untuk mengatasi masalah ini dilakukan tindakan operasi, beberapa penelitian menyebutkan, tidak semua amandel harus diangkat. Pada anak-anak dan dewasa yang mengalami keluhan berulang akibat radang amandel, sebaiknya dilakukan operasi untuk meningkatkan kualitas hidup penderita.
Indikator kualitas hidup yang meningkat ditunjukkan dengan bernapas dengan mudah, makan, menelan, risiko infeksi, dan kunjungan ke dokter yang makin berkurang.
Subjek juga menunjukkan peningkatan signifikan dalam kualitas kesehatan secara umum dalam kehidupan sosial dan fungsi tubuh."Di samping itu, seperti dilaporkan orangtua jumlah subjek mengalami penurunan dalam radang tenggorokan, penggunaan antibiotik, dan berobat ke dokter," ungkap Goldstein.
Begitu pula ditemui pada subjek orang dewasa. Setelah disurvei, sebanyak 72 orang dewasa mengaku tidak mengalami keluhan berulang dan mengalami peningkatan kualitas hidup sesudah menjalani operasi.
"Penelitian ini juga mengungkapkan, sekitar 98 persen orang dewasa dilaporkan sedikit mengalami infeksi setelah menjalani operasi amandel, dan 77% menunjukkan hasil yang semakin bagus dari pembedahan," papar peneliti dari Duke University School of Medicine, Durham, North Carolina Dr David L Witsell.
Penelitian ini mencatat sedikit kasus mengalami gangguan pernapasan berulang, radang tenggorokan, dan mengunjungi dokter karena radang tenggorokan. Operasi amandel merupakan tindakan yang diberikan untuk mengatasi masalah amandel pada anak. Sementara pada dewasa akan menurun, tapi operasi masih direkomendasikan.
Sumber : Okezone.com / (sindo//tty)